Liganesia.com » gatot s broto » Kemenpora Tak Keberatan Dengan Rencana Shin Tae-Yong Gelar Pelatnas Di Korea.

Kemenpora Tak Keberatan Dengan Rencana Shin Tae-Yong Gelar Pelatnas Di Korea.

by Irman Setiawan
Gatot S Brata

Kemenproa ternyata tidak keberatan dengan rencana Shin Tae-Yong untuk gelar Pelatnas di KOrea Selatan (foto: IST)

Liganesia.com, 22 Juni 2020 – Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI ternyata tidak keberatan dengan rencana Pelatih Timnas Sepakbola Shin Tae-Yong untuk menggelar Pelatnas Timnas U19 di Korea Selatan.

Melalui Sekretaris Kemenpora Gatot S. Dewa Broto, Kemenpora RI menyampaikan hal ini. Gatot mengatakan bahwa pihaknya memang berkeinginan agar Pelatnas Sepakbola Timnas U19 ini dilakukan di Indonesia, walau begitu ini bukan berarti menutup kemungkinan Pelatnas Timnas U19 ini lalu tidak boleh dijalankan di luar Indonesia.
“Waktu itu jawaban Kemenpora, jika bisa, lebih baik di Indonesia, tetapi tidak menutup peluang diboyong ke Korea Selatan. Perlu diluruskan, bahwa Kemenpora tidak pernah melarang keinginan Shin Tae-yong,” ungkap Gatot di Jakarta, Kamis malam (18/6/2020).
Lebih lanjut ia mengatakan, bahwa jika memang pilihannya adalah menggelar Pelatnas di Korea Selatan, ia meminta harus ada argumentasi yang kuat untuk itu, karena ini bukan hanya persoalan teknis Pelatnas saja, dibalik semua itu ada persoalan anggaran negara yang memerlukan analisa administratif, justifikasi dan laporan pertanggung jawaban yang harus bisa memenuhi semua unsur persyaratan, baik administratif, tata aturan yang yang paling penting asas kemanfaatan. Dan atas penyelenggaraan itu (Pelatnas di luar negeri) PSSI harus menyiapkan format audit yang jelas.
“Hanya saja, karena PSSI belum memberikan justifikasi alasan mengapa harus ke Korea Selatan, maka dari pada menunggu lama, Kemenpora memutuskan silakan jika Shin Tae-yong ingin memboyong ke Korea Selatan,” kata Gatot.
“Hanya saja Kemenpora tinggal menunggu justifikasinya, dan jika kesulitan nyusun justifiksi jika sewaktu-waktu diaudit, Kemenpora akan membantu formulasinya,” tambahnya.

Menurutnya, Menpora Zainudin Amali kerap mengingatkan PSSI untuk lebih cermat, strategik, dan komprehensif dalam mempersiapkan Timnas U-20 karena waktunya sudah sangat pendek sekali akibat di antaranya adanya pandemi Covid 19.
“Ini bukan pekerjaan ringan, tetapi harapan publik terlanjur tinggi agar Timnas U-20 berprestasi di Piala Dunia U-20,” kata dia.
Sebelumnya, keinginan Shin Tae-yong saling bertolak belakang dengan PSSI soal pemusatan latihan timnas U-20. Shin ingin agar TC dilakukan di Korea Selatan karena dianggap telah aman dari pandemi Covid-19. Sementara PSSI ingin agar TC dilakukan di Indonesia saja.
Terbaru, Ketua Satuan Tugas (Satgas) Tim Nasional PSSI Syarif Bastaman meminta manajer pelatih timnas Indonesia Shin Tae-Yong tidak membuka negosiasi soal lokasi pemusatan latihan (TC) untuk tim nasional.
Ia meminta Shin Tae-yong untuk patuh terhadap apapun yang diinstruksikan PSSI.
“Kalau mau menunjukkan upaya terbaik artinya tidak ada ruang untuk negosiasi. Ikuti saja apa yang diminta oleh pemberi pekerjaan dalam hal ini PSSI,” ujar Syarif.

Lihat Juga..

Leave a Comment